Oleh Fauziah Listyo Ayunani, dibuat untuk memenuhi tugas individu sosiologi
Dibuat di Jakarta, Oktober 2011
Indonesia adalah negara yang ditempati oleh bermacam-macam etnis. Budayanya begitu beragam, penuh dengan nilai-nilai yang menjadi identitas dan ciri tersendiri bagi budaya ataupun komunitas tersebut. Budaya sendiri adalah cara berpikir, bertindak, dan objek-objek material yang secara bersama membentuk gaya hidup masyarakat.
Pada kasus kali ini, ada 3 budaya yang sangat kontras perbedaannya. Di sini saya akan membandingkan sedikit tentang ketiga budaya yang ada di komunitas tersebut dari berbagai aspek.
| Aspek yang Membedakan | Komunitas Pemulung | Komunitas Profesional Muda Perkotaan | Komunitas Nelayan |
| Tempat tinggal | Biasanya dekat dengan TPA. | Apartemen, kontrakan, kost-kostan. | Rumah-rumah sekitar pantai. |
| Pakaian | Sangat sederhana, bahkan kadang robek-robek dan lusuh. | Rapi, bermerk, bersih, berdandan modis. | Sederhana. |
| Makanan | Apa saja yang penting masih layak makan (bahkan terkadang memungut dari TPA). Kurang memperhatikan kesehatan. | Biasanya makan di restoran-restoran mahal, restoran cepat saji, dan makanan enak lainnya. Meskipun begitu mereka sangat memperhatikan kesehatan. | Karena pekerjaan mereka nelayan, tidak jarang mereka mengonsumsi sebagian dari hasil tangkapan mereka. |
| Lingkungan Kerja | Sekitar TPA, perkampungan atau tempat mana saja di mana mereka bisa mencari dan mengumpulkan sampah yang masih bisa dijual. | Gedung perkantoran dengan fasilitas lengkap, bekerja dibawah tekanan, kompetitif, cepat, dinamis, dan berkembang. | Daerah pantai dan laut tempat mereka mencari nafkah. |
| Cara berekreasi | Bagi mereka mungkin rekreasi bukanlah hal yang penting, bermain di sekitar tempat tinggal pun cukup. | Clubbing, karaoke, bilyard, shopping, jalan-jalan ke luar kota, dll. | Bermain di sekitar pantai. |
| Gaya Hidup | Sangat sederhana, bahkan uang yang didapatkan perharinya hanya cukup untuk makan. | Kebanyakan konsumtif karena merasa banyak uang | Sederhana, dan tidak konsumtif. |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar