Sabtu, 15 Oktober 2011

Perbedaan Kebudayaan


Oleh Fauziah Listyo Ayunani, dibuat untuk memenuhi tugas individu sosiologi
Dibuat di Jakarta, Oktober 2011
            Indonesia adalah negara yang ditempati oleh bermacam-macam etnis. Budayanya begitu beragam, penuh dengan nilai-nilai yang menjadi identitas dan ciri tersendiri bagi budaya ataupun komunitas tersebut. Budaya sendiri adalah cara berpikir, bertindak, dan objek-objek material yang secara bersama membentuk gaya hidup masyarakat.
            Pada kasus kali ini, ada 3 budaya yang sangat kontras perbedaannya. Di sini saya akan membandingkan sedikit tentang ketiga budaya yang ada di komunitas tersebut dari berbagai aspek.
Aspek yang Membedakan
Komunitas Pemulung
Komunitas Profesional Muda Perkotaan
Komunitas Nelayan
Tempat tinggal
Biasanya dekat dengan TPA.
Apartemen, kontrakan, kost-kostan.
Rumah-rumah sekitar pantai.
Pakaian
Sangat sederhana, bahkan kadang robek-robek dan lusuh.
Rapi, bermerk, bersih, berdandan modis.
Sederhana.
Makanan
Apa saja yang penting masih layak makan (bahkan terkadang memungut dari TPA). Kurang memperhatikan kesehatan.
Biasanya makan di restoran-restoran mahal, restoran cepat saji, dan makanan enak lainnya. Meskipun begitu mereka sangat memperhatikan kesehatan.
Karena pekerjaan mereka nelayan, tidak jarang mereka mengonsumsi sebagian dari hasil tangkapan mereka.
Lingkungan Kerja
Sekitar TPA, perkampungan atau tempat mana saja di mana mereka bisa mencari dan mengumpulkan sampah yang masih bisa dijual.
Gedung perkantoran dengan fasilitas lengkap, bekerja dibawah tekanan, kompetitif, cepat, dinamis, dan berkembang.
Daerah pantai dan laut tempat mereka mencari nafkah.
Cara berekreasi
Bagi mereka mungkin rekreasi bukanlah hal yang penting, bermain di sekitar tempat tinggal pun cukup.
Clubbing, karaoke, bilyard, shopping, jalan-jalan ke luar kota, dll.
Bermain di sekitar pantai.
Gaya Hidup
Sangat sederhana, bahkan uang yang didapatkan perharinya hanya cukup untuk makan.
Kebanyakan konsumtif karena merasa banyak uang
Sederhana, dan tidak konsumtif.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar